Warisan Budaya
Login Member
Tentang
Warisan Budaya TakBenda
Warisan Budaya TakBenda
Apa itu Warisan Budaya Takbenda?
"Warisan budaya takbenda" meliputi segala praktek, representasi, ekspresi, pengetahuan, keterampilan--serta alat-alat, benda (alamiah), artefak dan ruang-ruang budaya terkait dengannya--yang diakui oleh berbagai komunitas, kelompok, dan dalam hal tertentu perseorangan sebagai bagian warisan budaya mereka. Warisan budaya takbenda ini, yang diwariskan dari generasi ke generasi, senantiasa diciptakan kembali oleh berbagai komuniti dan kelompok sebagai tanggapan mereka terhadap lingkungannya, interaksinya dengan alam, serta sejarahnya, dan memberikan mereka rasa jati diri dan keberlanjutan, untuk memajukan penghormatan keanekaragaman budaya dan daya cipta insani.
Apa itu Registrasi Warisan Budaya Takbenda Nasional?
Registrasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia mencakup pendaftaran dan pencatatan unsur budaya menjadi warisan budaya masyarakat, kemudian dilakukan penetapan sebagai upaya pelindungannya. Hal ini merupakan bagian dari upaya pelestarian warisan budaya takbenda agar dapat memantapkan jatidiri bangsa, dan juga dapat memperjelas asal usul unsur budaya yang terdapat di wilayah Indonesia.
Apa Tujuan Registrasi Warisan Budaya Takbenda Nasional?
Untuk mendokumentasi seluruh unsur budaya di Indonesia guna mempertahankan nilai dan makna dari unsur budaya tersebut demi keberadaannya bagi generasi penerus bangsa.
Apa saja yang harus dicatat?
Hal-hal yang harus dicatatkan dalam warisan budaya takbenda adalah nilai-nilai budaya dalam masyarakat yang mengungkapkan gagasan dan perilaku masyarakat pendukung dari unsur kebudayaan, meliputi sejarah atau asal usul unsur budaya, komunitas pendukung, deskripsi terkait unsur budaya yang mengungkapkan pentingnya nilai-nilai budaya dalam unsur budaya tersebut, hal-hal yang telah dilakukan untuk pelindungan, pengembangan dan pemanfaatannya, dan hal-hal yang akan dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kelestarian unsur budaya tersebut.
Mengapa Perlu didaftar dan dicatat?
Warisan budaya takbenda dicatat agar masyarakat mengetahui, mengenali, menyadari dan melestarikan warisan budaya takbenda Indonesia. Warisan Budaya takbenda penting bagi masyarakat pendukung kebudayaan yang bersangkutan dan bagi perkembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan.
Siapa yang harus mendaftar?
Seluruh masyarakat Indonesia.
Pencatatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) seperti komunitas pendukungnya dan masyarakat Indonesia.
Pencatatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) seperti komunitas pendukungnya dan masyarakat Indonesia.
Bagaimana Cara Melestarikan?
Warisan Budaya Takbenda Indonesia merupakan bukti perkembangan kebudayaan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, untuk melestarikannya adalah mengetahui, mengenali sehingga terbangun rasa memiliki dan menghargai warisan budaya tersebut. Seperti kata pepatah "Tak kenal maka tak sayang". Selanjutnya pelestarian terhadap warisan budaya takbenda dapat dilakukan dalam bentuk pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan. Perlindungan berarti tindakan yang bertujuan menjamin kelestarian warisan budaya, misalnya secara hukum atau melalui peraturan dan kebijakan terkait warisan budaya takbenda, dokumentasi, penelitian, dan pendidikan. Setelah itu, perlu dilakukan pengembangan yang dapat dilakukan melalui pengemasan dan promosi. Untuk lebih dapat dirasakan oleh masyarakat, warisan budaya takbenda dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk seperti pemanfaatan pariwisata, sosial, keagamaan, ekonomi, internalisasi nilai dan diplomasi budaya. Seluruh upaya tersebut harus tetap memegang prinsip pelestarian yang tidak merusan nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia.