REVITALISASI PROGRAM PENDAMPINGAN MELALUI OPTIMALISASI FAKTOR PENENTU DALAM USAHA PENGENTASAN KEMISKINAN DI WILAYAH TRANSMIGRASI SUMATERA SELATAN

LembagaUnit Penelitian Fak.Pertanian Unsri
PenelitiYUNITA, S.P., M.Si
Emailfathursyifa.nita@yahoo.co.id
No. Telp / HP081532839494
Tahun Riset2009
Bidang PenelitianLain-lainnya - Sosial
Kegiatan RisetREVITALISASI PROGRAM PENDAMPINGAN MELALUI OPTIMALISASI FAKTOR PENENTU DALAM USAHA PENGENTASAN KEMISKINAN DI WILAYAH TRANSMIGRASI SUMATERA SELATAN
Kota/Kabupaten
SumberDIPA
SDM RisetJumlah = 3, S3 = 0, S2 = 3, S1 = 0, S0/D3 = 0, SLTA = 0
SDM AdministrasiJumlah = 0, S3 = 0, S2 = 0, S1 = 0, S0/D3 = 0, SLTA = 0, SLTP = 0
Infrastruktur Riset
Infrastruktur Pendukung
Mitra Industri
Mitra Lembaga Pemerintah
Mitra Perguruan Tinggi
Mitra Masyarakat (LSM, Perorangan)
Output- Paper/karya ilmiah
Outcome

Abstrak

Usulan penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya program-program pertanian yang mengarah pada usaha peningkatan kehidupan sosial ekonomi petani melalui pola pemberdayaan dan melibatkan tenaga pendamping belum bedalan secara efektif dan terkesan bedalan di tempat, padahal program-program yang melibatkan tenaga pendamping tersebut merupakan program yang tergolong rutin bahkan seringkali menjadi program-program andalan dalam usaha pemberdayaan petani dan pengentasan kemiskinan di kalangan petani, Berta tentu Baja telah menghabiskan dana pembangunan pertanian yang tergolong besar. Melalui model pendampingan yang disempumakan dan ditambah dengan sentuhan inovasi yang ditawarkan melalui proposal ini diharapkan dapat menjadi sumbangan pemikiran dalam menjawab tantangan pembenahan program-program pertanian yang melibatkan tenaga penddaping di mass yang akan datang. Tujuan penelitian untuk: 1) mengukur kineda pendampingan dan tingkat keberhasilan program pendampingan pada kelompok tani di wilayah hwismigrasi Surnatera. Selatan, 2) mengidentifikasi dan mengkaji keterlibatan lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah dalam kegiatan pendampingan dari perencanaan sampai dengan evaluasi hasil pelaksanaan, 3)merumuskan sistem perekrutan tenaga pendamping bagi kelompok tani yang akan dan sedang melaksanakan program-program pembangunan dengan pola pendampingan, Berta 4)merumuskan model pendampingan dan pola hubungan yang ideal antara kelompok tani, tenaga pendamping dan lembaga keuangan mikro. Hasil penelitian diharapkan dapat menciptakan suatu model dan rumusan baru dalam pelaksanaan program-program pendampingan, mulai dari perencanaan program, perekrutan tenaga pendamping- sistem pelaksanaan, si m monitoring Berta evaluasi pelaksanaan program yang mampu membuat pelaksanaan program-program pendampingan menjadi efektif dan mampu memberdayakan kelompok tani secara mandiri, sehingga turut membantu usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan di kalangan petani. Metode yang akan digunakan dalam pencapaian tujuan dan pengujian hipotesis menggunakan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif, dimana pengujian dengan metode scoring dan program computer SPSS, yang kemudian dilanjutkan dengan analisis deskripsi kualitatif guns merumuskan model yang diharapkan.