Nama Karya Budaya

Rumah Ulu Sumatera Selatan

Tambah
Nama-nama Lain Karya Budaya
Rumah Ulu
Nama Orang yang Melaporkan Karya Budaya
: BALITBANGNOVDA SUMSEL
: Jln Demang Lebar Daun No 4864 Palembang
: 30137
: 374456
: -
: 350077
Tempat dan Tanggal Laporan Karya Budaya
: PALEMBANG
: 24 Maret 2014
Persetujuan Pencatatan Karya budaya
  1. BALITBANGNOVDA
Sejarah Singkat Karya Budaya

Bentuk Rumah Ulu merupakan  rumah  panggung. Prinsip yang digunakan dalam membangun rumah yang dipakai adalah rumah siapa dan rumah untuk apa. Rumah siapa maksudnya siapa yang akan menghuni rumah tersebut, keturunan apa, ada gelar atau tidak dan sebagainya, sedangkan rumah untuk apa maksudnya rumah itu untuk rumah tinggal, rumah tumpangan atau yang lain.

Pelapisan sosial tercermin dalam bentuk lantai rumah ulu, apabila milik rakyat biasa lantai rumah ulu biasa dibuat rata namun apabila milik keturunan pangeran lantai dibuat menjadi tiga tingkatan yaitu pangrat I lantai paling atas diperuntukkan untuk keturunan pangeran, pangrat II untuk orang yang memiliki marga/adukan sedangkan pangrat III untuk rakyat biasa. Selain itu rumah ulu milik rakyat biasa jarang sekali dijumpai sake penjuhu/sako guru dalam ruang rumahnya sedangkan rumuh ulu milik keturunan pangeran ada 4 buah sake penjuhu di dalam ruang rumahnya. Perbedaan lainnya adalah rumah ulu rakyat biasa/adukan ukiran rumahnya jarang sekali diperadosedangkan rumah ulu keturunan pangeran ukiran rumahnya yang diperado dengan warna keemasan dengan motif yang banyak dan beragam.

Bentuk Rumah Ulu merupakan  rumah  panggung. Prinsip yang digunakan dalam membangun rumah yang dipakai adalah rumah siapa dan rumah untuk apa. Rumah siapa maksudnya siapa yang akan menghuni rumah tersebut, keturunan apa, ada gelar atau tidak dan sebagainya, sedangkan rumah untuk apa maksudnya rumah itu untuk rumah tinggal, rumah tumpangan atau yang lain.

Pelapisan sosial tercermin dalam bentuk lantai rumah ulu, apabila milik rakyat biasa lantai rumah ulu biasa dibuat rata namun apabila milik keturunan pangeran lantai dibuat menjadi tiga tingkatan yaitu pangrat I lantai paling atas diperuntukkan untuk keturunan pangeran, pangrat II untuk orang yang memiliki marga/adukan sedangkan pangrat III untuk rakyat biasa. Selain itu rumah ulu milik rakyat biasa jarang sekali dijumpai sake penjuhu/sako guru dalam ruang rumahnya sedangkan rumuh ulu milik keturunan pangeran ada 4 buah sake penjuhu di dalam ruang rumahnya. Perbedaan lainnya adalah rumah ulu rakyat biasa/adukan ukiran rumahnya jarang sekali diperadosedangkan rumah ulu keturunan pangeran ukiran rumahnya yang diperado dengan warna keemasan dengan motif yang banyak dan beragam.

Nama komunitas /organisasi/asosiasi/badan/paguyuban/kelompok sosial atau perorangan penanggung jawab karya budaya
1.
: Museum Negeri Balaputra Dewa
: Palembang-Sumatera Selatan
: -
: -
: -
: -
: -
Guru / Maestro
1.
: Zara (65th), Abu Kasim(65th)
: Desa Asam Kelat Kab. OKU
: -
: -
: -
: -
: -
2.
: Cek Aman(52th), M.Said(50th), Cek Man Sijat(50th)
: Desa Asam KelatKab. OKU
: -
: -
: -
: -
: -
3.
: Muhammad Thoyib (47th), M.Kedung(43th),Ali Aman(40th)
: Desa Asam Kelat Kab. OKU
: -
: -
: -
: -
: -
Lokasi Karya Budaya
Lokasi Utama
: Sumatera Selatan
: Kabupaten Ogan Komering Ulu
Alamat-alamat penting:
  1. Kecamatan : Pengandonan Desa/ kelurahan : Desa Asam Kelat
Kategori Karya Budaya
  • Kemahiran kerajinan tradisional, termasuk seni lukis, seni pahat/ukir, arsitektur tradisional, pakaian tradisional, aksesoris tradisional, makanan/minuman tradisional, moda transportasi tradisional.
Uraian / Deskripsi singkat karya Budaya yang dilaporkan

Rumah Ulu merupakan rumah panggung arsitektur tradisional Sumatera Selatan;Biasanya merupakan rumah milik yang memiliki marga/adukan atau keturunan pangeran; Rumah Ulu merupakan rumah warisan tradisional yang ada di daerah ulu (Komering) Sumatera Selatan berumur 100 s.d. 200 tahun yang lalu; Rumah Ulu dari segi bahan menggunakan kayu, bambu, rotan, ijuk serta bahan lain yang didapatkan dari hutan sekitarnya, Rumah Ulu dari segi bentuk merupakan rumah panggung yang pada susunan ruangannya berupa ruang-ruangan terbuka, Rumah Ulu dari segi fungsi ruang dan aktivitas sosial yang dilakukan contoh kelompok gadis di ruang gedongan sedangkan kelompok bujang di ruang pemidangan tengah, Rumah ulu dari segi seni ragam hias atau motif-motif ukirannya yang beraneka ragam digunakan sebagai ungkapan rasa seni arsitektur dan sebagai perlambang atau mempunyai makna contoh motif tumbuh-tumbuhan yang merupakan perlambang dari kehidupan.

Kondisi Karya Budaya Saat Ini
Sudah berkurang
Upaya Pelestarian / Promosi Karya budaya
  • Promosi langsung, promosi lisan (mulut ke mulut)
  • Selebaran, poster, surat kabar, majalah, media luar ruang
Cara-cara terbaik (best practices) untuk melestarikan dan mengembangkan karya budaya

-Dibuat tulisan

-Diinformasikan kepada pelajar melalui pelajaran tertentu.

Dokumentasi
  • buku (Yudi Saropi, Diknas)
  • foto biasa
  • gambar
Referensi (ditulis sumber secara lengkap : nama penulis, tahun,judul buku, tempat terbit, penerbit) ; naskah kuno, prasasti, sumber lesan/ nama pelaku (saksi sejarah) yang masih hidup, usia, dll

(Dra.Sukanti, Zulbiati, BA dan Ernawati, BA), Cetakan Ke-1, November 2012, Buku Rumah Ulu Sumatera Selatan, Museum Negeri Balaputra Dewa Provinsi Sumatera Selatan. 

Website
: www.balitbangnovda.sumselprov.go.id
: Oktaf Juairiyah, ST
: Jl. Demang lebar daun No. 4864 Palembang
: 30137
: 374456
: -
: 350077
: litbangda_sumsel@yahoo.com