PEMBINAAN MASYARAKAT DAN PERCONTOHAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KUNYIT DAN PEMASARANNYA DI DESA KANDIS II KECAMATAN KANDIS KABUPATEN OGAN ILIR

LembagaUnit Penelitian Fak.Pertanian Unsri
PenelitiDR. IR. RINDIT PAMBAYUN, MP.
Emaillemlit_unsri@yahoo.com
No. Telp / HP
Tahun Riset2009
Bidang PenelitianLain-lainnya - Jasa Kemasyarakatan
Kegiatan RisetPEMBINAAN MASYARAKAT DAN PERCONTOHAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KUNYIT DAN PEMASARANNYA DI DESA KANDIS II KECAMATAN KANDIS KABUPATEN OGAN ILIR
Kota/Kabupaten
SumberDIPA
SDM RisetJumlah = 4, S3 = 0, S2 = 4, S1 = 0, S0/D3 = 0, SLTA = 0
SDM AdministrasiJumlah = 0, S3 = 0, S2 = 0, S1 = 0, S0/D3 = 0, SLTA = 0, SLTP = 0
Infrastruktur Riset
Infrastruktur Pendukung
Mitra Industri
Mitra Lembaga Pemerintah
Mitra Perguruan Tinggi
Mitra Masyarakat (LSM, Perorangan)
Output- Paper/karya ilmiah
Outcome

Abstrak

Ness Kandis II Kecamatan Kandis merupakan penghasil kunyit di Kabupaten Ogan Mr. -tasil kunyit dijual dalam bentuk rimpang basah. Hal ini dikarenakan petani belum -7emilki pengetahuan dan teknologi untuk mengolah kunyit, sehingga mereka belum —ampu menjadikan kunyit sebagai komoditi industri rumah tangga. -ampir sebagian penduduk desa Kandis merupakan petani kunyit dan memiliki lahan sendid. Permasalahan tentang pengelolaan kunyit adalah budidaya kunyit yang kurang baik, kurangnya penerapan teknologi pads pengolahan kunyit dan daerah pemasaran yang sedikit. Kunyit yang dihasilkan memiliki nilai jual yang sangat rendah karena penjualan kunyit di desa ini adalah dijual secara basah. Untuk itu dalam kegiatan ini drfokuskan pads pengolahan kunyit menjadi industri rumah tangga. Kegiatan pengabdian dengan KKN Tematik ini memiliki tujuan, yaitu pembinaan petani dan masyarakat untuk membentuk industri rumah tangga, memberikan percontohan pengolahan kunyit menjadi siap sedu atau siap konsumsi, membantu petani mengatasi masalah days tawar yang rendah karena pemasaran kunyit dalam bentuk segar, dan memberikan pengalaman kepada mahasiswa peserta KKN tematik dalam menerapkan ilmu dan teknologi di masyarakat. pengabdian ini dilakukan dalam tiga bentuk kegiatan, yaitu penyuluhan tentang :>emanfaatan kunyit dalam kehidupan sehari-hari, industri rumah tangga kunyit agar siap sedu atau siap saji, percontohan pengolahan kunyit sampai menjadi kunyit siap sedu dan siap saji. Hasil pengabdian dengan KKN tematik menunjukkan : teknologi pengolahan kunyit merupakan salah satu cara agar dapat meningkatkan nilai jual kunyit, pengolahan yang dilakukan adalah pembuatan tepung kunyit dengan cara basah dan cara kering, tepung kunyit dapat di diversifikasi menjadi berbagai jenis produk miniman dan makanan siap saji serta menjadi pengawet alami, dan pemasaran kunyit masih menjadi masalah yang sangat dilematis sehingga masih perlu pemikiran lebih lanjut oleh semua pihak. Sebagai saran perlu diadakan pengabdian dalam bentuk kewirausahaan agar terjadi kesinambungan antara program yang telah terlaksana dan permasalahan yang masih dan sangat perlu untuk diselesaikan.