Serambi Difusi Iptek / BTC Sumsel

PROFIL SERAMBI DIFUSI IPTEK / BTC SUMSEL
SEBAGAI LEMBAGA INTERMEDIASI
PROVINSI SUMATERA SELATAN

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Daerah Sumsel bersama-sama dengan Dewan Riset Daerah (DRD), Jejaring Litbang dan Asosisasi Peneliti Sumatera Selatan serta dunia usaha yang tergabung dalam KADIN dan HIPMI telah membentuk Serambi Difusi Iptek.

Serambi Difusi Iptek merupakan suatu wadah yang menghubungkan pelaku litbang selaku penghasil invensi/inovasi dengan masyarakat atau dunia usaha. Difusi adalah transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, sedangkan Invensi adalah proses atau produk baru yang secara nyata berbeda atau sama sekali baru dibandingkan dengan proses atau produk serupa yang telah ada .Inovasi merupakan Implementasi produk baru atau secara signifikan lebih baik(barang/jasa) ke dalam praktek bisnis sehingga lebih bermanfaat

Serambi Difusi Iptek diharapkan mampu memperbaiki pelayanan kepada masyarakat dalam memangkas prosedur dan biaya, mempercepat jangka waktu penyelesaian pelayanan serta mereduksi praktek mal administrasi dan pungli.

Dengan adanya beberapa pelayanan berbasis IT yang dapat diakses oleh masyarakat maupun dinas instansi, maka pertukaran data dengan mudah dapat dilakukan secara lintas sektoral begitu pula umpan balik masyarakat dapat segera ditindak lanjuti.

Serambi Difusi Iptek terdiri dari beberapa pelayanan publik yaitu:

  1. Pelayanan Izin Penelitian Online untuk memudahkan masyarakat memproses izin penelitian dimana dia berada;
  2. Database Hasil Penelitian di Sumatera Selatan secara online di publish melalui website sehingga memudahkan para pengguna untuk mencari hasil penelitian yang dibutuhkan serta meminimalisir duplikasi penelitian. Dalam pengisian database dilakukan secara e-participations yang dapat diupdate langsung oleh Lembaga Penelitian;
  3. Intermediator teknologi untuk menjembatani penghasil teknologi dan pengguna teknologi secara individual maupun melalui pertemuan Temu Bisnis Teknologi;
  4. Penyempurnaan teknologi sehingga siap untuk komersialisasi;
  5. Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI), untuk menfasilitasi proses perlindungan HKI Komunal dan Personal.
  6. Pengembangan bisnis berbasis inovasi melalui inkubator teknologi dan bisnis;
  7. Area Hotspot (Free)

Dalam Perencanaan dan implementasi serambi difusi Iptek, selalu melibatkan 4 unsur pelaku inovasi yaitu Academia, Business, Goverment dan Legislatif.

File download di sini