Forum Inkubator Bisnis Teknologi Tahun 2019
12 September 2019 (10:20:24)

500

Denpasar, Ketua (Manager) Inkubator Bisnis Teknologi STP Sumsel Dr. Ir. Nila Mayang Sari, MBA, memenuhi undangan Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi dan Lembaga Penunjang Lainnya, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam rangkaian acara HAKTEKNAS ke-24 tahun 2019 yang dipusatkan di Kota Denpasar, Provinsi Bali. Acara ini dihadiri Ketua IBT seluruh Indonesia dengan tema “Peran Inkubator Bisnis Teknologi dalam menghasilkan Start Up dengan Strategi Komersialisasi Hasil Riset”.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari (26-28 Agustus 2019) di Hotel Harris & Residences Sunset Road, Bali, dengan menghadirkan 11 pemateri dari berbagai instansi kementerian terkait dan pelaku bisnis.

Pada hari pertama seminar ada 7 pemateri yaitu Kemal Prihatman, Direktur KST dan Lembaga Penunjang Lainnya, dengan membawa makalahnya tentang Sosialisasi Pemeringkatan Inkubator Bisnis Teknologi. Pemateri kedua adalah Bapak Asril Fitri Syamma, beliau Ketua Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), tema yang diangkat beliau tentang Perkembangan Inkubator Bisnis Indonesia. Selanjutnya Prof. Hadi Karya Purwadaria, memaparkan tentang Peran IBT Indonesia di Internasional.

Pemateri selanjutnya adalah Kompiang Wirawan, beliau seorang Dosen dan Pengelola IBT Universitas Gajah Mada (UGM), dia banyak menceritakan pengalaman Inkubator UGM yang sudah berhasil di kancah nasional, dengan mengambil tema Peranan Perguruan Tinggi dalam upaya Komersialisasi Hasil Riset. Dilanjutkan pemateri dari 3 Kementerian pada malam hari dimulai jam 19.00 - 21.30 yaitu Kementerian Ristek Dikti, Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Perekonomian.

Sedangkan Acara pada hari kedua, 27 Agustus 2019 di tempat yang sama, menampilkan beberapa pemateri dari dunia Bisnis baik dalam dan luar negeri. Dari luar negeri diantaranya, Dr. Julian Webb, seorang konsultan inkubator yang berasal dari Negeri Kangguru, Australia, dengan judul Best Practices in Technology Business Incubator for Commercialisation of Research Results. Pada sesi selanjutnya dihadirkan dari Direktur Lembaga Pengawas Pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ketua Asosiasi Modal Ventura untuk Start Up Indonesia. Dan pemateri tarakhir disampaikan oleh Prof. Yan Zhen Jun, Ph.D, Eksekutif Presiden, CISTDS, Cina. Dia memaparkan tentang Businees Incubator as a Sufficient Tool for High-tech Industry Development - Experiences from China.

Di malam hari kedua, 27 Agustus 2019, dilanjutkan menghadiri acara Malam Apresiasi Hakteknas ke-24 berlangsung meriah di Gedung Citta Kelangen, Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, Selasa (28/8). Acara tersebut menjadi ajang pemberian anugerah Iptek dan penghargaan bagi para aktor inovasi tahun 2019, untuk Pemerintah (Provinsi dan Kabupaten/Kota, Litbang/Perguruan Tinggi, Industri dan Masyarakat). Hal ini dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan kemampuan Iptek, yang diikuti dengan penguatan inovasi nasional dalam mendukung kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Menteri Nasir terus mendorong hadirnya hilirisasi dan komersialisasi hasil riset kepada dunia usaha. “Riset tidak cukup, Publikasi tidak cukup. Maka bagaimana riset, publikasi yang bisa menghasilkan prototipe, dan Inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Menteri Nasir juga mengajak agar Kegiatan Hakteknas terus disosialisasikan ke daerah. Ternyata atensi publik terhadap riset dan inovasi semakin meningkat.

Ketua Pelaksana Anugerah IPTEK dan Inovasi, Jumain Appe menyebutkan penghargaan ini menjadi langkah Kemenristekdikti dalam memberikan motivasi bagi masyarakat untuk berinovasi bagi kemajuan bangsa.

Selain juga demi membangun iklim kondusif penguatan dan pengembangan inovasi sebagai outreach dari riset Iptek dalam penciptaan nilai tambah komersil, ekonomi dan atau sosial-budaya secara berkelanjutan. Serta memberikan dorongan kepada para pelaku inovasi baik individu, organisasi, maupun lembaga agar dapat terpacu dalam mewujudkan ide kreatif dalam penciptaan nilai tambah, baik sebagai individu maupun melalui kemitraan dan kerjasama antar unsur inovasi.

Pada hari terakhir 28 Agustus 2019, semua peserta IBT menghadiri Peringatan Kegiatan Puncak Harteknas yang dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Presiden RI, Yusuf Kalla. Pengalaman yang disampaikan oleh seluruh pemateri sangat bermakna dalam pengembangan IBT STP Sumsel ke depan, dan ilmu yang didapatkan dari acara ini, akan diterapkan di IBT STP Sumsel dan menargetkan IBT STP Sumsel dapat menghasilkan tenant - tenant wirausaha pemula atau start up di Sumsel yang inovatif dan berkualitas serta bermanfaat bagi kemajuan Provinssi Sumatera Selatan khususnya dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan pada umumnya.

Foto Berita

1314
1315
1316
1317