Inisiasi Pembentukan Jejaring Intertek dan Inkubator Teknologi Kabupaten OKI
23 Oktober 2018 (07:58:47)

479

Palembang, 10 Oktober 2018, bertempat di Ruang Rapat Balitbangda Kabupaten Ogan Komering Ilir berlangsung Rapat Inisiasi Pembentukan Jejaring Intermediator dan Inkubator Teknologi Kabupaten OKI.  Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Balitbangda Kabupaten Ogan Komering Ilir, Supnir SE, MM, dihadiri oleh Kepala Balitbangda Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Lukitariati, M.Si, Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Balitbangda Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. Alamsyah, M.Pd beserta Tim Intermediator Teknologi Provinsi Sumatera Selatan, Balitbangda Kabupaten Ogan Komering Ilir, OPD terkait, Akademisi dan UMKM.

Pada kesempatan ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Ir. Lukitariati, M.Si menjelaskan peran stakeholder terkait sangat penting dalam upaya sinergi dalam Jejaring Intermediator dalam mendampingi UMKM untuk meningkatkan daya saing daerah melalui peningkatan nilai tambah produk unggulan daerah,  serta menginkubasi hilirisasi produk unggulan daerah melalui inkubator teknologi, untuk itu Balitbangda Kabupaten Ogan Komering Ilir diharapkan segera membentuk dan memfungsikan Jejaring Intermediator Teknologi maupun Inkubator Teknologi di daerahnya.

Saat ini sudah disusun draft SK Bupati OKI terkait pembentukan Jejaring Intermediator Kabupaten OKI yang anggotanya terdiri dari beberapa OPD yaitu Dinas Koperasi, BPMD, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian, Dinas Peternakan dan Perkebunan. Adanya Tim Inovasi Desa yang tergabung dalam Bursa Inovasi sebagai salah satu kegiatan dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten OKI. Forum ini bergerak dalam pengelolaan penggunaan dana desa, ruang lingkup kegiatannya berupa usaha peningkatan ekonomi masyarakat, infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM. Forum ini dapat disinergikan dengan pendampingan pada UMKM.

Bebarapa produk unggulan daerah yang diharapkan untuk didampingi antara lain produk olahan pisang Tanjuk Lubuk, terasi, pengolahan pelepah sawit sebagai bahan baku krei/ tirai, kerajinan purun dan kerupuk kemplang. UMKM berharap adanya peningkatan nilai tambah produk melalui inovasi teknologi. UNISKI Kayu Agung telah mempunyai beberapa teknologi yang dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya UMKM yaitu turbin air, biobriket dan mesin  pengering pangan. Teknologi masih sangat sederhana, perlu ditingkatkan kondisinya, sebagaimana dijelaskan oleh Yuliani, ST, M.Eng, merupakan sekretaris LPPM UNISKI.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Balitbangda OKI akan segera melakukan koordinasi dengan stokeholder terkait agar Intermediator bisa difungsikan sesuai dengan tujuan dan tupoksinya.